HIDUP YANG BERSYUKUR

BERSYUKUR-4
Ada saat ketika suatu realita kehidupan diperhadapkan dengan berbagai tantangan. Ada banyak ketidak-berdayaan dan keletihan yang berkuasa melilit sekujur hidup kita. Sehingga ketika begitu banyak kesempatan hilir mudik lalu lalang di depan kita, kita malah memejamkan mata, tak punya daya untuk melihat.

Ada waktu ketika langkah harus dibuat, keputusan-keputusan menanti untuk dipilh, namun kita hanya dapat berdiam diri dan terpaku sembari bertutur di dalam hati “diam itu emas”.

Seringkali bukan karena tubuh ini merasa sangat lemah bahkan tak mampu lagi untuk bertahan atau bukan karena jiwa kita yang terlampau penuh dengan tekanan tetapi yang kita  perlukan adalah seseorang kuat yang dapat mengangkat dan menggedong kita.

Siapakah seseorang itu…? Sebuah tanya yang selalu terbesit mendambakan yang terjadi harus seperti yang ku ingini.  Itulah jawaban untuk seseorang yang kuat yang dapat mengangkat dan menggedong kita, tetapi itu semua akan membuat kita semakin terpuruk karena seseorang bagi kita adalah diri kita sendiri yang penuh dengan ke-egoisan.

Ada sebuah kata….. Bersyukur…… membuat kita melihat sesuatu yang besar, menarik hati Tuhan dan membuat Tuhan melirik dan memandang kepada kita. Bersyukur merubah suasana hati kita membawa atmosfir surga ke-dalam bilik-bilik jiwa kita sehingga membuat kita menjadi seorang pemenang.

(Mazmur 43:5  Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku)

Inilah gambaran hidup yang aku dan kamu akan mengalaminya siapapun kita , imanilah bahwa kita adalah orang- orang yang lebih dari pemenang yang sudah lunas dibayar oleh penebus kita dengan darah yang mahal lewat pengorbanan di Kalvari membuktikan sebuah kemenangan yang besar.

Untuk itu goreslah hidup ini dengan tinta darah Kalvari sehingga kita akan tampil menjadi orang-orang yang luar biasa  yang tak dapat diperdayai oleh kuasa manapun, sebab kita berada dibawah otoritas penguasa tunggal satu-satunya YANG TELAH ADA, YANG ADA DAN YANG AKAN DATANG.  DIALAH ALFA DAN OMEGA YANG AWAL DAN YANG AKHIR. TUHAN YESUS KRISTUS NAMANYA.

Masihkah hidup ini akan menjadi sebuah masalah? Kitalah yang akan menentukanya. Jadikan semua permasalahan hidup kita gula-gula yang manis bila dikecap karena kita sadar bahwa kita adalah anak-anak yang sangat suka dengan segala sesuatu yang manis walaupun pahitnya kehidupan yang dijalani.

Karena Ia tau jalan hidupku; seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas. (Ayub 23: 10).

Ini kisahku seorang yang sadar penuh bahwa hidup ini adalah anugerah yang terbesar bahwa aku ada karena DIA yang menentukan aku ada, kemana aku melangkah, dimanakah aku akan pergi dan tempat dimana aku akan menetap hanya Dia yang menentukan segalanya. Jadi untuk apa aku harus banyak berpikir sebab ku tau hidup-ku berada di tangan seorang seniman yang tepat  yang akan melukiskan keindahan alam kehidupan menjadi sebuah makna yang terangkai dengan sebuah negri yang indah terbingkai didalamnya.

Hidup dipenuhi dengan warna warni sehingga hidup ini menjadi sangat indah bila di-lukiskan dan lebih indah bila lukisan hidup ini berada ditangan seorang seniman yang tepat.

One comment on “HIDUP YANG BERSYUKUR

  1. IRWANTO FORESTER on said:

    SELAMAT DENGAN DIPUBLISHNYA BLOG PERTAMA DARI MONICA RISAMENA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>