PENGHARAPAN DI DALAM DOA

berdoa-1

Semua kita ingin memiliki kebaikan di dalam hidup, tetapi semua kehidupan yang kita jalani kelihatan  terbalik dari apa yang kita harapkan.  Namun Allah di dalam Yesus Tuhan yang kita sembah, juga menginginkan semua kebaikan terjadi di dalam hidup kita.

Masih ingatkah kita akan peristiwa di taman Eden dimana manusia diciptakan sangat baik dan memiliki keadaan yang sangat baik pula. Manusia itu tidak perlu bekerja tetapi semuanya sudah disediakanNya, itu ada dan lengkap. Tetapi karena katidaktaatan manusia, sehingga terpaksa harus keluar dari semua kebaikan itu. Marilah kita memahami peristiwa yang terjadi di taman Eden ini,  sehingga kita memahami kenapa kehidupan terlihat terbalik.

Kita menginginkan yang terbaik dalam hidup ini, kehidupan yang bahagia, pekerjaan yang sukses anak-anak yang manis, dll. Namun hidup ini tidak semuanya terlihat baik, terjadi sesuai kehendak kita. Seringkali ada saja gelombang hidup yang menghantam bahtera hidup kita. Siapapun kita, tak bisa menghindari badai  dan gelombang kehidupan ini sebab posisi kita tidak lagi berada di dalam taman Eden tetapi sudah di luar kebaikan yang diciptakan Allah untuk kita.

Sampai kepada Yesus yang oleh darahNya telah mendamaikan kita dengan Allah. Saat itu kita menerima anugrah dan hidup di zaman anugerah kepada Tuhan Yesus Kristus yang kita imani dan percaya sebagai satu-satunya jalan keselamatan menuju kepada Bapa.

Oleh karena kehadiran Yesus maka kita memperoleh  jalan kepada Bapa bahkan  Dia berjanji  menyertai kita sampai akhir zaman. Ini merupakan sebuah power, kita menemukan kekuatan besar di dalam Yesus. sehingga  kita tidak akan sendiri menghadapi hidup ini tetapi bersama dengan Yesus.

Bagaimana kita dapat bertemu dengan Tuhan Yesus  dan bagaimana kita tahu bahwa Tuhan Yesus ada bersama dengan Kita?  FirmanNya dalam  Yohanes  17:9-12

Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepadaKu, sebab mereka adalah milik-Mu dan segala milik-Ku adalah milik-Mu dan milik-Mu adalah milik-Ku, dan Aku telah dipermuliakan di dalam mereka. Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita. Selama Aku bersama mereka, Aku memelihara mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku; Aku telah menjaga mereka dan tidak ada seorangpun dari mereka yang binasa selain dari pada dia yang telah ditentukan untuk binasa, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci.

 berdoa

“Di dalam doa membawa kita kepada sebuah spirit untuk meredakan badai sebab ada ada power yang menyertai kita yaitu: “Tuhan Yesus Kristus”.

Beginilah yang tertulis dalam Matius 6:7-8; Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan.  Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepadaNya.

 

Bila kita simak pada Matius 6:7-8. Bahwa dalam doa kita dapat berbicara dengan Tuhan Yesus untuk semua relita kehidupan baik atau buruknya keadaan yang kita alami bahkan doa adalah medan gumul kita untuk mencapai apa yang kita inginkan.  

Saya ingin berbagi dengan saudara bagaimana pengharapan kita terhadap doa yang kita naikan kepada Tuhan.

1.       Tuhan tahu hidup dan  masa depanmu. Apapun doa yang kamu naikan ingatlah! Dia terlebih dahulu mengetahui apa yang diinginkan hatimu tak usah bertele-tele langsung pada tujuanmu dan imanilah  bahwa engkau sudah menerimanya.

2.       Kehendak Tuhan yang berlaku dalam hidupmu.  Jangan pernah memaksakan Tuhan untuk memenuhi  keinginan hatimu karena Dia tahu apa yang terbaik yang dapat diberikan untuk hidupmu.

3.       Selalu setia di dalam hadirat Tuhan. Gunakan lututmu untuk selalu bertekun di dalam doa dan usahakanlah untuk selalu ada didalam hadirat Tuhan. (Praise and worship) adalah bagian pesembahan yang terbaik untuk Tuhan. Jadilah seperti daud yang penuh dengan puji-pujian kepada Allah.

4.       Jagalah perkataanmu. Sebab dengan perkataanmu akan mengubah situasi hidupmu dari yang baik kepada yang buruk ataupun sebaliknya dari yang buruk kepada yang baik.  Ini tidaklah mengherankan kerana kita diciptakan segambar dan serupa dengan Allah. Bagi kita, orang yang percaya,  setiap perkataan kita mempunyai kuasa karena otoritas yang telah diberikan Tuhan kepada kita. (matius 12:37 karena menurut ucapanmu engkau akan dibenarkan, dan menurut ucapanmu pula engkau akan dihukum).

5.       Bersyukur. Kolose 2:7 Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh di dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.

Penuhkanlah hati, pikiran dan perkataanmu dengan ucapan syukur sebab yang terbaiklah yang diberikan Bapa kepada anakNya sebab takan diberinya ular bagi kamu yang meminta roti.

Betapa membosankan hidup ini ketika kita memutuskan untuk tetap terombang-ambing dalam gelombang hidup ini dan menuju kepada hal yang sia-sia yang menjauhkan kita dari Tuhan.  Ingat kita punya power and spirit, pengharapan di dalam doa yang menjadikan kita semakin berarti.

Kita bagaikan rajawali yang terbang tinggi sehingga dapat memandang dengan mudah setiap persolan hidup ini bersama dengan Yesus engkau cakap menyelesaikan segala perkara. “Tuhan Yesus Memberkati

HIDUP ADALAH SEBUAH PILIHAN

PILIH-JALAN

KETIKA KITA HARUS MEMILIH , ADA JURANG YANG MEMISAHKAN DIANTARANYA.

MIMILIH UNTUK TINGGAL ATAU MENYEBRANGI JEMBATAN ANUGRAH YANG TERSEDIA YANG SUDAH LAMA TERPUTUS DAN KEMUDIAN DIBANGUN LAGI  DENGAN BESI-BESI PENGORBANAN YANG KOKOH DIRANGKAI DENGAN DARAH DAN AIRMATA PENDERITAAN SEHINGGA TIDAK DRIRAGUKAN LAGI KEKUTANNYA.

PILIH-JALAN

KETIKA KITA HARUS MEMILIH … TETAP TINGGAL KARENA CINTA ? ??   ATAU SEBALIKNYA HATIKU MERONTA KARENA CINTA, KU MAU DISANA.

KEDUA HAL YANG MENAWARKAN CINTA YANG SAMA

DISEBERANG SANA,  ADA NEGRI YANG INDAH, DIBALIK AWAN.  ADA PRIBADI YANG SELALU MENANTI KITA KARENA CINTA.

DIMANA DITEMPAT KITA BERDIRI SAAT INI, ADA SEJUTA CINTA KEINDAHAN DUNIA YANG MENJANJIKAN DAN MENGGODA.

KETIKA KITA HARUS MEMILIH???

TANGAN ALLAH

TANGAN ALLAH

AMBILAH KEPUTUSAN UNTUK MELANGKAH MENAPAKI HIDUP INI .

DAN JIKA ENGKAU HARUS MEMILIH , PILIHLAH UNTUK SELALU ADA DI DALAM TELAPAK TANGAN ALLAH SEHINGGA ENGKAU AKAN SANGAT MUDAH UNTUK DILIHAT BAHKAN ENGKAU AKAN SELALU DIJAGA.

JANGAN PERNAH MELAKUKAN  SUATU TINDAKAN  APAPUN YANG DAPAT MEMBUAT ENGKAU  TERJATUH  SEBAB AKAN  SANGAT MENYAKITKAN.

TANGAN ALLAH
APAPUN KEADAANMU PERCAYALAH ENGKAU AMAN BERADA DALAM TANGAN-NYA DAN DIA SANGGUP MENYELESAIKANNYA UNTUKMU… BAGI DIA SEGALA PUJIAN HORMAT DAN KEMULIAAN  SAMPAI SELAMA-LAMANYA.  AMIN.

FAJAR PAGI : SAATNYA MEMUJI DAN MENYEMBAH

FAJAR PAGI

 

Janji Tuhan seperti fajar pagi yang tak pernah terlambat untuk bersinar

  • Fajar pagi adalah awal kehidupan baru
  • Fajar pagi adalah pujian dan penyembahan
  • Fajar pagi adalah kekuatan untuk melangkah
  • Fajar pagi adalah melihat masa depan
  • Fajar pagi adalah penyelesaian masalah

Ketika fajar pagi datang…
imanilah Anugerah Tuhan dengan Bersyukur di dalam Pujian dan Penyembahan,
sebab di dalamnya kita sudah memberkati Tuhan,
sebab layaklah Dia menerima segalanya.

Ketika fajar pagi datang..
atmosfir surga dipenuhi dengan aroma puji-pujian dan penyembahan
sehingga Tuhan mendapat kekuatan baru untuk memandang dunia ini,
dunia yang sudah membuat Dia tak berdaya karena Manusia.
Ingatlah bahwa Dia selalu berdoa untuk dunia ini.

  • Fajar pagi untuk-ku
  • Fajar pagi untuk –mu
  • Fajar pagi untuk Tuhan.
  • Datangnya Fajar pagi saatnya Memuji dan Menyembah Tuhan…

PAPA-KU PAHLAWAN-KU

PAPA CONGAku memanggilnya papa, ya…dia papaku yang seharian bekerja membanting tulang demi menafkahi keluarganya, Seseorang yang bertanggung jawab, rajin, pekerja keras, jujur. Dialah Pahlawanku.

Kisah hidupnya sangat memprihatinkan. Saat papaku lahir beberapa bulan dia sudah kehilangan ibu untuk selamanya mengadap Bapa di Sorga. Ketika remaja dia tinggal bersama kakak perempuannya dan kasih sayang dari seorang ibu tak pernah ia rasakan.

Pekerjaan di dalam rumahtanggapun dilakoninya. Tidak ada masa anak-anak baginya, dia tidak bermain layaknya  anak-anak seusianya. Untuk semua itu membentuk papa menjadi sosok yang keras karena kerasnya kehidupan yang  dijalani.

Sejak muda hingga menikah papaku sering sakit-sakitan mungkin karena terlalu banyak bekerja tetapi papa tak pernah mengeluh. Dia sangat otoriter, apa yang papa katakan harus dituruti tak bisa bilang tidak.

Kami didik sangat keras dengan nasehat sampai kepada rotan, sampai masih duduk dibangku kuliahpun aku masih kena rotan, Tetapi pada saat jumpa dengan Tuhan Yesus, aku tak pernah dipukuli lagi malah aku yang selalu menjadi penasehat papa, mama dan 5 saudaraku. ”Begitu Dahsyat Tuhan Itu”.

Di atas meja makan papa selalu menasehati kami akan makna hidup, menjadi seorang manusia yang jujur dan rajin bekerja. Pendidikan kami di sekolah sangat menjadi perhatian papa. Huruf demi huruf dan angaka demi angka diajari papa hingga aku dapat membaca dan berhitung. Setiap pekerjaan rumah dari sekolah tak pernah dilewatkan oleh papa walaupun lelah sepulang dari bekerja dari pagi sampai malam masih menyempatkan waktunya untuk anak-anaknya.

Ketika datangnya pagi kami dbangunkan dari tidur sampai menyiapkan segelas teh hangat yang disajikan bersama kue dari dagangan bpk serabi dan mamaku selalu sibuk ditiap pagi membersihkan rumah.dan halaman.

Dulu aku adalah anak yang belum mengerti arti dan kerasnya hidup sampai ketika aku menikah setiap nasehat dan perkataan yang keluar dari mulut papaku ketika aku dipukuli, Semuanya kucerna menjadi makanan hidupku sungguh sepatutnya kubanggakan papaku sosok Bapa yang adalah wakil Allah didunia ini.

Tanggal 17 Maret 2010,  Papaku di panggil pulang oleh bapa di Surga, Hidup ini serasa hampa , aku sangat terpukul dengan kepergian papa, papa yang kuhormati dan sangat kusayangi pergi untuk selamanya dan tak akan pernah kembali lagi.

Seakan tak percaya aku sudah kehilangan papa tapi dia selalu hidup dalam hatiku walaupun kerasnya hidup saat-saat bersamanya. Sebelum papa pergi dalam kesakitannya aku selalu berdoa padanya hingga teman-teman pelayanku pun turut melayani dan menopangnya di dalam doa sehingga secara pribadi menerima dan mengaku Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juru’slamat.

Sampai kepada suatu hari di rumah sakit, sore itu kata papa, papa sudah harus pergi Tuhan Yesus sudah panggil papa tapi Dia masih memperhitungkan doaku, papaku memohon agar dia bisa beristirahat karena sudah sangat lelah, dengan berat hati aku berdoa jadilah Tuhan kehendakMU atas hidup papaku  setelah itu selang satu hari kami tergesa-gesa ke rumah sakit kulihat papaku sudah tidak berdaya,

Papa, papa, papa, ku memanggilnya dia hanya dapat menjawab dengan lemah aahhh, aaah…. Sampai akhirnya ia pergi untuk selamanya dan air mata ini menjadi saksi perpisahan kami.

Setelah kematian papa beberapa bulan lamanya kakak laki-laki papa dari Negara Cina berkunjung ke Ambon dan menyempatkan diri ke makamnya papa. Suatu malam aku duduk bersamanya sembari ia memberi nasehat kepadaku dan bercerita: setahun yang lalu saat  saya kesini bertemu dengan cong itulah sapaan untuk papaku, Cong banyak bercerita tentang istreri dan anak-anaknya, ada satu anak yang selalu dia sebutkan yang selama ini dia banggakan yaitu kamu yang bisa mengangkat wajah papa dan kata kakak laki-laki papa.

Sekarang anak yang paling saya sayang adalah kamu  karena walaupun papa sudah tidak ada kamu masih bisa melihat saya katanya. Mendengar semua itu akupun menangis sebab selama ini aku tak pernah mendengar dari mulut papa , selama ini yang kutau apapun yang baik yang pernah kubuat tak pernah diperhitungkan oleh papa.

Inilah sebuah kenangan indah yang akan selalu kuingat hari- hari hidupku bersama papa.  semua nasehatnya mengiring langkahku,  merangkai hidup bahwa hidup ini terus berjalan sampai pada akhirnya kita akan berjumpa kembali di rumah Bapa di Sorga. Aku percaya kepada Tuhan, Dia yang memberikan Dia pula yang mengambil terpujilah Nama Tuhan.

HIDUP YANG BERSYUKUR

BERSYUKUR-4
Ada saat ketika suatu realita kehidupan diperhadapkan dengan berbagai tantangan. Ada banyak ketidak-berdayaan dan keletihan yang berkuasa melilit sekujur hidup kita. Sehingga ketika begitu banyak kesempatan hilir mudik lalu lalang di depan kita, kita malah memejamkan mata, tak punya daya untuk melihat.

Ada waktu ketika langkah harus dibuat, keputusan-keputusan menanti untuk dipilh, namun kita hanya dapat berdiam diri dan terpaku sembari bertutur di dalam hati “diam itu emas”.

Seringkali bukan karena tubuh ini merasa sangat lemah bahkan tak mampu lagi untuk bertahan atau bukan karena jiwa kita yang terlampau penuh dengan tekanan tetapi yang kita  perlukan adalah seseorang kuat yang dapat mengangkat dan menggedong kita.

Siapakah seseorang itu…? Sebuah tanya yang selalu terbesit mendambakan yang terjadi harus seperti yang ku ingini.  Itulah jawaban untuk seseorang yang kuat yang dapat mengangkat dan menggedong kita, tetapi itu semua akan membuat kita semakin terpuruk karena seseorang bagi kita adalah diri kita sendiri yang penuh dengan ke-egoisan.

Ada sebuah kata….. Bersyukur…… membuat kita melihat sesuatu yang besar, menarik hati Tuhan dan membuat Tuhan melirik dan memandang kepada kita. Bersyukur merubah suasana hati kita membawa atmosfir surga ke-dalam bilik-bilik jiwa kita sehingga membuat kita menjadi seorang pemenang.

(Mazmur 43:5  Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku)

Inilah gambaran hidup yang aku dan kamu akan mengalaminya siapapun kita , imanilah bahwa kita adalah orang- orang yang lebih dari pemenang yang sudah lunas dibayar oleh penebus kita dengan darah yang mahal lewat pengorbanan di Kalvari membuktikan sebuah kemenangan yang besar.

Untuk itu goreslah hidup ini dengan tinta darah Kalvari sehingga kita akan tampil menjadi orang-orang yang luar biasa  yang tak dapat diperdayai oleh kuasa manapun, sebab kita berada dibawah otoritas penguasa tunggal satu-satunya YANG TELAH ADA, YANG ADA DAN YANG AKAN DATANG.  DIALAH ALFA DAN OMEGA YANG AWAL DAN YANG AKHIR. TUHAN YESUS KRISTUS NAMANYA.

Masihkah hidup ini akan menjadi sebuah masalah? Kitalah yang akan menentukanya. Jadikan semua permasalahan hidup kita gula-gula yang manis bila dikecap karena kita sadar bahwa kita adalah anak-anak yang sangat suka dengan segala sesuatu yang manis walaupun pahitnya kehidupan yang dijalani.

Karena Ia tau jalan hidupku; seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas. (Ayub 23: 10).

Ini kisahku seorang yang sadar penuh bahwa hidup ini adalah anugerah yang terbesar bahwa aku ada karena DIA yang menentukan aku ada, kemana aku melangkah, dimanakah aku akan pergi dan tempat dimana aku akan menetap hanya Dia yang menentukan segalanya. Jadi untuk apa aku harus banyak berpikir sebab ku tau hidup-ku berada di tangan seorang seniman yang tepat  yang akan melukiskan keindahan alam kehidupan menjadi sebuah makna yang terangkai dengan sebuah negri yang indah terbingkai didalamnya.

Hidup dipenuhi dengan warna warni sehingga hidup ini menjadi sangat indah bila di-lukiskan dan lebih indah bila lukisan hidup ini berada ditangan seorang seniman yang tepat.